Penyebab Gagal Flashing pada Smartphone

Smartphone dengan seabrek fitur yang dimilikinya semakin hari semakin memanjakan pengguna. Didukung dengan semakin banyaknya developer yang mengembangkan usaha di dunia digital, pengguna posel cerdas kini juga mengakses hampir segala hal melalui ponselnya.Namun disamping itu, kapasitas penggunaan pada ponsel juga harus diwaspadai oleh para pengguna, agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Seperti rusak misalnya, apalagi jika kerusakan tersebut terjadi pada bagian hardware. Mau tidak mau, kita harus merogoh kocek lagi untuk perbaikan.

Berbagai permasalahan smartphone android setiap saat bisa saja muncul, terkadang saat kita asik menggunakan smartphone secara tak terduga mengalami masalah atau kerusakan yang mana kerusakan tersebut adalah dari segi software atau sistem.

Kerusakan software ini di tandai seperti hal nya tiba-tiba hp hang, hp blank putih, bootloop atau hanya tampil logo saja, bahkan juga mati total (matot). Cara yang paling ampuh mengatasi permasalahan software tersebut adalah dengan melakukan flashing pada hp tersebut.

Namun, tidak setiap flashing selalu berjalan mulus, pada beberapa kasus, flash tersebut justru malah membuat keadaan hape semakin parah. Inilah beberapa penyebab gagal flash yang Bocabaca rangkum untuk anda:

Firmware tidak Sesuai

Firmware merupakan sebuah perangkat lunak yang terpasang pada sebuah media memori mini pada sebuah perangkat keras yang berisi identitas dan fungsional perangkat keras tersebut. Firmware ini berisi data-data penting seperti jenis Android, IMEI, alamat Wi-Fi dan lain sebagiannya yang tidak bisa sembarangan kita ganti dengan firmware Handphone lain.

Handphone (HH) Mati saat Proses Flashing

Salah satu yang harus diperhatikan ketika hendak melakukan flash adalah baterai harus terisi minimal 70%. Hal ini sebagai antisipasi agar perangkat tidak mati ditengah-tengah proses falshing.

Baca Juga:  4 Syarat Bermain Airdrop (Bitcoin) Untuk Pemula

Kabel USB Tercabut

Lama atau tidaknya proses flashing tergantung pada masing-masing perangkat dan firmwarenya. Semakin besar spesifakasi sebuah ponsel akan semakin besar pula ukuran file. Hal ini juga yang terkadang menjadi penyebab gagal flash, yakni ketika masih dalam proses download dan tiba-tiba kabel USB terlepas. Bisa jadi karena ter-senggol maupun indikasi kabelnya sendiri yang agak bermasalah.

IC EMMC Rusak

Kebanyakan ketika HH mengalami hang atau bootloop terjadi karena permasalahan software. Namun pada beberapa kasus bisa juga karena masalah Hardware, seperti halnya EMMC.
Pada kerusakan EMMC, akan ada dua kemungkinan jika kita memaksa untuk melakukan flash. Pertama, tetap dalam keadaan semula (bootloop). Sedangkan kemungkinan kedua adalah justru semakin memperparah keadaan HH (matot)

EMMC adalah kepanjangan dari Embedded Multi-Media Controller, sebuah media penyimpanan yang berkecepatan tinggi dan sebagai modul controller, dimana media penyimpanan dan media controller itu terdapat dalam satu chip. Jadi, saat kita melakukan flashing, EMMC akan bekerja sebagai storage dari data yang kita kirim. Ketika EMMC masih sehat, HH yang semula bootloop akan normal kembali, begitu juga sebaliknya seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *