Kena Sanksi A.S., Huawei Tetap Luncurkan 5G di Korea Seletan

Huawei Technnologies resmi membuka lab 5G wireless network di Korea Selatan pada Kamis (30/5). Peluncuran tersebut dilakukan diam-diam karena renggangnya hubungan mereka dengan Amerika Serikat (AS).

Melansir Reuters, produsen telepon genggam asal China tersebut juga mengatakan hendak melakukan investasi US 5$ juta di Distrik Junggu, Seoul. Tidak ada keterangan lebih lanjut tentang spesifikasi tempatnya, mengingat dalam peluncuran ini tidak mengundang media sama sekali.

KantorHuawei di Korea meberikan pernyataan “Bersumber pada filosofi ‘In Korea and for Korea’ serta kekuatan jaringan 5G, Huawei berkomitmen akan membangun ekosistem jaringan 5G melalui kerjasama dengan sejumlah perusahaan IT Korea Selatan, terlebih golongan UKM.”

Acara ini, bagaimanapun, dibayangi oleh keputusan AS awal bulan ini untuk melarang perusahaan teknologi dan telekomunikasi Amerika melakukan bisnis dengan Huawei. Parahnya Washington juga telah mendesak sekutunya untuk melarang perusahaan China berafiliasi dengan jaringan 5G mereka.

Kampanye AS melawan Huawei, dan perang dagang AS-China yang semakin luas, membuat Korea Selatan terjebak di antara sekutu keamanan dan mitra dagang terbesarnya.

Laboratorium di Korea Selatan adalah pusat pengembangan layanan 5G terbuka pertama Huawei di dunia yang akan memungkinkan perusahaan lain untuk menguji platform mereka.

Baca Juga:  Apple membangun kampus baru senilai $ 1 miliar di Texas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *