Go-Jek Lebarkan Sayap di Thailand dan Filipina

Go-Jek Indonesia telah memulai layanannya di Thailand dan kini berupaya memasuki Filipina, pendiri dan kepala eksekutif Nadiem Makarim mengatakan pada hari Rabu (27/ 2), ketika perusahaan transportasi itu terus meningkatkan permainannya melawan pemimpin pasar regional Grab.

Go-Jek, perusahaan transportasi online asal Indonesia ini diluncurkan di Thailand dengan merek GET dan akan hadir di Filipina melalui akuisisi fintech baru-baru ini, kata Makarim.

Peluncuran ini dilakukan ketika Go-Jek dan Grab mengumpulkan miliaran dolar dan berinvestasi secara agresif untuk mengamankan pangsa pasar di Asia Tenggara, karena lebih dari 640 juta konsumen di kawasan ini beralih ke smartphone untuk bepergian, berbelanja, dan melakukan pembayaran.

Seperti dilansir Reuters, bahwa Go-Jek bernilai hingga $ 10 miliar setelah mengumpulkan lebih dari $ 1 miliar dalam putaran pendanaan yang dipimpin Tencent Holdings Ltd, JD.com Inc dan Google Alphabet Inc.

Tetapi Go-Jek mengalami kemunduran untuk ekspansi regionalnya bulan lalu ketika aplikasi untuk memulai layanan di Filipina ditolak dengan alasan bahwa unit domestiknya tidak memenuhi kriteria kepemilikan lokal.

Go-Jek kemudian mengumumkan pembelian perusahaan Filipina fintech Coins.ph. Perusahaan Indonesia tertarik oleh layanan e-wallet dan pengiriman uang Coins.ph serta 5 juta penggunanya.

Pada hari Rabu, Makarim mengatakan Go-Jek sudah mulai mengembangkan kehadiran di Filipina.

Diluncurkan pada tahun 2011 di Jakarta, Go-Jek telah berkembang dari layanan transportasi online menjadi aplikasi multifungsi yang memungkinkan pengguna memesan dan melakukan pembayaran online untuk produk dan layanan yang beragam seperti makanan dan pengiriman barang.

Perusahaan memulai operasi di Vietnam pada bulan September dan memulai uji coba di Singapura dan Thailand pada akhir tahun lalu.

Di Thailand, Go-Jek menawarkan layanan berupa transportasi, makanan, dan layanan pengiriman. Pinya Nittayakasetwat, kepala eksekutif anak perusahaan Thailand, mengatakan Go-Jek akan menyediakan layanan pembayaran “segera.”

Baca Juga:  Domain Prabowosandi Ditawar Rp 200 Juta, Pemilik Ingin Rp 1 M

Co-founder Kewin Aluwi pada bulan Januari mengatakan Go-Jek sedang mengevaluasi pasar Asia Tenggara lainnya termasuk Malaysia. Pada hari Rabu, Makarim menolak berkomentar ketika ditanya apakah Go-Jek berencana untuk memasuki negara-negara di sekitar Thailand seperti Malaysia, Kamboja dan Myanmar.

gojek-thailan-bernama-get

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *